10-18 Tahun
Remaja adalah kelompok usia 10 tahun hingga sebelum 18 tahun. Upaya kesehatan remaja bertujuan untuk mempersiapkan mereka menjadi individu dewasa yang sehat, cerdas, berkualitas, produktif, serta mampu berperan aktif dalam menjaga, mempertahankan, dan meningkatkan kesehatannya sendiri.
Kesehatan remaja perlu mendapat perhatian khusus karena pada masa ini terjadi perubahan besar secara fisik, psikologis, dan sosial. Kondisi kesehatan remaja sangat dipengaruhi oleh pola makan yang sehat dan aktivitas fisik yang teratur. Remaja yang sehat umumnya memiliki berat badan, tinggi badan, serta indeks massa tubuh yang sesuai dengan usianya.
Upaya kesehatan remaja mencakup pengembangan potensi diri secara positif, pencegahan kecelakaan dan kekerasan, kesehatan reproduksi, pencegahan serta pengendalian penyakit menular dan tidak menular, pemenuhan gizi dan aktivitas fisik, kesehatan jiwa, serta penanganan kesehatan dalam situasi krisis.
Selain kesehatan fisik, remaja juga perlu memiliki kondisi mental dan emosional yang baik, serta kemampuan dalam mengambil keputusan secara bijak dan bertanggung jawab. Pola makan bergizi seimbang sangat penting, sehingga baik remaja maupun orang tua perlu memastikan asupan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral terpenuhi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan.
Aktivitas fisik yang rutin, seperti olahraga ringan atau berjalan santai, juga penting untuk menjaga kesehatan jantung dan paru-paru serta memperkuat otot dan tulang. Jika muncul keluhan atau tanda-tanda gangguan kesehatan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Upaya pencegahan dan penanganan yang tepat akan membantu menjaga kesehatan remaja secara optimal.
Upaya kesehatan remaja tidak hanya ditujukan kepada remaja itu sendiri, tetapi juga melibatkan peran orang tua atau pengasuh dalam memberikan dukungan. Keterlibatan aktif remaja sangat diperlukan agar mereka mampu menjaga dan meningkatkan kesehatannya secara mandiri.
Dukungan keluarga memiliki peran penting dalam membantu remaja tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi, minat, dan bakatnya. Selain itu, keluarga juga berperan dalam mencegah perkawinan usia dini serta memastikan remaja mendapatkan pelayanan kesehatan yang sesuai standar. Dukungan ini diwujudkan melalui pengasuhan, pemeliharaan, pendidikan, dan perlindungan yang optimal bagi remaja.